Penataan Kawasan Batang Arau, Lokasi Legenda Siti Nurbaya

Penataan Kawasan Batang Arau, Lokasi Legenda Siti Nurbaya

KabarIndo1 - Dalam kurun waktu 4 tahun (2015-2018), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan penataan kawasan kumuh di berbagai lokasi di Indonesia dengan total luas 23,407 hektare. Penataan kawasan kumuh salah satunya dilakukan melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dengan melibatkan peran aktif Pemerintah Daerah dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

“Kalau Pemerintah Daerah tidak bergerak dan masyarakat tidak aktif, maka program tidak akan berjalan. Bahkan kawasan yang sudah ditata akan kembali kumuh, ”kata Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Salah satu kawasan kumuh yang diadakan tahun 2018 adalah Kawasan Batang Arau, Kota Padang, Sumatera Barat. Kawasan yang dilintasi Sungai Batang Arau ini sebelumnya memiliki tingkat kepadatan bangunan yang tinggi, dan kualitas bangunan serta fasilitas dan prasarana yang tidak memenuhi persyaratan.

Penataan dilakukan Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya yang terdiri dari pembangunan jalur pejalan kaki, Saluran / Drainase, Taman Siti Nurbaya yang dilengkapi arena skateboard, tempat sampah, WC, Lampu Taman, Gapura, dan jalan lingkungan. Pekerjaan dilakukan sejak bulan April 2018 dan selesai tahun 2018 dengan anggaran sebesar Rp 25,4 miliar.

Manfaatnya, mengurangi kualitas lingkungan, Kawasan Batang Arau yang semakin tertata rapi menjadi potensi destinasi wisata yang akan meningkatkan ekonomi lokal. Di kawasan tersebut terdapat Pelabuhan Muaro yang merupakan pelabuhan yang dilindungi di Kota Padang serta lokasi legenda Siti Nurbaya di mana terdapat Makam Siti Nurbaya dan Jembatan Siti Nurbaya.

Beberapa warganet menyambut positif penataan Kawasan Batang Arau. Akun @Andrebinarto memposting “Suatu sore yang indah di Padang, suka banget sama langit dan juga pemandangan Batang Arau, lihat di sebelah kota tua, Padang. Dari sini banyak kapal yang bisa di carter buat ke Mentawai…, ”yang dilengkapi dengan foto di Jembatan Siti Nurbaya. 

Akun lainnya @ antoni.chaniago memposting "Kawasan pinggir Batang Arau terlihat indah dan bersih, semoga warga juga ikut serta dalam kenyamanan dan kebersihannya," foto mengambil jalur pejalan kaki di Jembatan Siti Nurbaya.

Pada tahun 2019, penataan akan dilakukan terhadap 888 hektare kawasan kumuh yang ada diberbagai kawasan hingga 2019 total kawasan yang menjadi 24.295 hektare. Dalam melakukan penataan, Kementerian PUPR tidak hanya memperbaiki infrastruktur fisik, tetapi juga meminta masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah dan limbah sembarangan demi meningkatkan derajat kesehatan dan mengembangkan potensi ekonomi lokal. (PUPR/Iwn/CB)

Berita Terkait:

Share this:

Add your comment
Hide comment

Disqus Comments

This website uses cookies to ensure you get the best experience on our website. More Info